Sebelum Anda ingin mendirikan suatu badan usaha konstruksi, Anda wajib memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU). SBU berfungsi sebagai bukti legal yang sah dalam menjalankan bisnis usaha konstruksi. Untuk mendapatkan SBU, diperlukan beberapa tahapan dan biaya pengurusan SBU konstruksi.
Rincian Biaya Pengurusan SBU Konstruksi
SBU konstruksi merupakan dokumen resmi yang menyatakan bahwa suatu Badan Usaha Jasa Konstruksi (BUJK) telah memenuhi persyaratan kualifikasi yang diterbitkan oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK). SBU menjadi syarat wajib bagi BUJK untuk mengerjakan suatu pekerjaan jasa konstruksi, sekaligus menjadi bukti kelayakan, kompetensi, dan kepatuhan regulasi yang berlaku di Indonesia.
Biaya pengurusan SBU bervariasi, mulai dari Rp1.500.00 hingga Rp20.000.000 tergantung klasifikasi dan kualifikasi SBU, asosiasi, serta jasa yang dipilih. Namun, biaya pengurusan SBU tidak bersifat mutlak. Hal ini dikarenakan adanya beberapa perbedaan yang perbedaan yang perlu dipahami.
Baca juga: Ini 5 Sanksi Berat bagi Perusahaan Tanpa SBU Konstruksi
Umumnya, biaya pengurusan SBU dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu:
1. Jenis dan Bidang Usaha
Perbedaan jenis dan bidang usaha memiliki ketentuan, kebutuhan, dan dokumen yang berbeda yang dapat mempengaruhi biaya pengurusan SBU.
2. Jumlah Subklasifikasi
Semakin banyak subklasifikasi yang diajukan, semakin besar biayanya.
3. Kualifikasi SBU
SBU memiliki kualifikasi kecil, menengah, hingga besar, sehingga hal ini dapat berpengaruh pada sisi administrasi dan verifikasi seperti biaya pendaftaran, penilaian dokumen, dan proses validasi oleh lembaga terkait.
4. Jasa Konsultan
Jika perusahaan menggunakan jasa pendamping atau konsultan, maka akan dikenakan biaya tambahan dan lebih mahal dari mengurus secara mandiri, tetapi prosesnya jauh lebih cepat dan minim kesalahan.
Setelah mengetahui biaya pengurusan SBU, berikut rincian biaya pengurusan SBU:
1. Biaya Pendaftaran SBU
Biaya ini muncul setelah proses pengajuan SBU melalui sistem Online Single Submission (OSS) lembaga terkait. Besaran biayanya tergantung dari jenis dan bidang usaha konstruksi.
2. Biaya Verifikasi dan Penilaian
Biaya ini digunakan untuk pemeriksaan kelengkapan, keabsahan dokumen, legalitas, struktur organisasi, portofolio, dan kemampuan perusahaan.
3. Biaya Kualifikasi dan Subklasifikasi
Biaya pengurusan tergantung pada kualifikasi (kecil, menengah, dan besar) serta jumlah subklasifikasi.
4. Biaya Keanggotaan Asosiasi
Jika badan usaha termasuk ke dalam anggota asosiasi, akan dikenakan biaya iuran atau administrasi tersendiri sebagai syarat SBU.
5. Biaya Sertifikat
Penerbitan SBU dan pengelolaan lainnya membutuhkan biaya tambahan selama proses pengurusan SBU.
6. Biaya Jasa Konsultan
Bila perusahaan menggunakan jasa konsultan, akan ada biaya pendampingan yang mencakup konsultasi, pengecekan dokumen, dan lain-lain hingga SBU terbit.
Jika Anda ingin berkonsultasi terkait SBU, Anda dapat menghubungi kami melalui konsultanisoindonesia.com. Karena tim kami ahli dan berpengalam di bidang sertifikasi sistem manajemen, legalitas perusahaan, hingga ketenagalistrikan. Segera konsultasikan dengan kami!